Pindah Sekolah, Melow si Emak

  Susahnya jadi orang melankolis. Seperti diriku inilah. Pagi ini, menahan rasa tak enak yang berkepanjangan (sejak beberapa hari terakhir) tersebab dua anak yang harus berpindah ke sekolah. Kalau dilihat-lihat secara jernih, sebenarnya tak ada sama sekali yang harus dirisaukan. Tapi ya itu tadi. Susahnya jadi si melankolis. Hari ini, saya harus menyampaikan surat yang … Continue reading Pindah Sekolah, Melow si Emak

Advertisements

Hari baru, Lingkungan Baru Bushypark NS…Here We Go!

*Memori Setahun Yang Lalu, Menyisir Ingatan di Balik Rintik Hujan   Tahun lalu, pada awal September 2015 kami datang ke kota Permai ini. Sebelumnya, anak-anak sudah jauh-jauh hari kami daftarkan di sekolahnya masing-masing. Di sini termasuk mudah perkara administrasi pendaftaran dsb, hingga meski kami masih berada di Indonesia, yang terjarak bentang samudera, namun Mr. Carney, … Continue reading Hari baru, Lingkungan Baru Bushypark NS…Here We Go!

Dan, Inilah Piala Untukmu!

Dulu, dulu sekali, hari pembagian rapot adalah siksaan tersendiri buatku selaku orang tua. Maklum, deret angka yang bertebaran di rapot anak-anakku tidak pernah ada yang membuat mereka menyandang gelar juara kelas. Selalu berdengung orang tua di sebelah-sebelahku duduk berucap: Alhamdulillah, sambil memeluk anak mereka. Ah, indah sekali kelihatannya. Aksi yang selalu mengusik rasa ingin tahuku … Continue reading Dan, Inilah Piala Untukmu!

Renang Thariq

Menjadi emak-emak dengan anak banyak, pun lagi ribed juga dengan urusan sekolah, memang tak mudah. Setidaknya itu yang saya rasakan. Urusan pritilan bocah yang mau sekolah, yang PR, yang tugas project, yang perisapan presentasi de el el, kadang bikin kepala mau pecah.* Lebay. Seperti pagi ini. Thariq akan ekskul berenang. Semalaman abinya sudah wanti-wanti untuk … Continue reading Renang Thariq

Yang Sedang-sedang Saja…

Hari-hari ini, media (baik yang mainstream maupun sosial media) diramaikan oleh pemberitaan, analisis, prediksi, estimasi, terawangan, atau apalah namanya itu, mengenai balon-balon yang dipasang sebagai jagoan masing-masing partai. Pro dan kontra menyeruak. Bahasa yang paling santun ala-ala priyayi keraton, hingga yang 'nabok' ala preman jalanan tak urung berhamburan. Di sosial media, seseorang—entah siapa—muncul layaknya pengamat … Continue reading Yang Sedang-sedang Saja…

Paket Hidup

Saat memandang kehidupan orang lain, kerap kita bergumam dalam hati, “ Ih, enak banget ya dia begini begitu…” atau dalam kesempatan lain, “Duh, bahagianya dia mendapatkan pasangan seperti itu…” atau yang seperti ini, “ Coba aku yang dapat itu ya…” dan seterusnya, dan sebagainya. Kesempurnaan hidup seolah ditakar dengan (harus) menjadi diri orang lain yang … Continue reading Paket Hidup

Bunda, seperti itulah kalian memanggilku

Hari-hari yang kita tapaki, berbilang tahun sudah. Centi demi centi kalian bertumbuh. Ke atas, dan terus ke atas. Aku bahkan tak dapat menandai kapan kalian bertumbuh. Bahwa tinggimu, Izzi, sekarang jauh melampauiku. Aku hanya terus perlu menancapkan syukurku dalam-dalam Akan hadirnya kalian dalam hidupku. Tak semua perempuan diamanahkan anak-anak. Meski bukan berarti itu kelebihan kami, … Continue reading Bunda, seperti itulah kalian memanggilku